Baru-baru ini saya menemukan sebuah dongeng yang sangat komprehensif mengenai sejarah kelam uang dan perbankan di dunia. bila pada tulisan-tulisan saya sebelumnya telah membahas bagaimana sistem uang kertas dan perbankan membuat umat manusia menjadi budak para bankir, dan juga tentang bagaimana masyarakat Amerika Serikat terus menerus membayar bunga atas uang yang dicetak oleh The Fed, di dongeng ini semua itu terlingkupi dengan analogi yang sederhana dan tidak berat untuk dicerna.
Sangat perlu diketahui oleh seluruh rakyat Indonesia bahwa bukan hanya bangsa Amerika Serikat saja yang dijajah oleh sistem perbankan, Seluruh bangsa di dunia dan juga Indonesia masih terus membayar bunga atas “penyewaan” uang yang setiap sen nya sejatinya hanyalah kredit atau hutang. Sistem perbankan ini sejak semula telah didesain sedemikian hingga sampai kapanpun tidak akan pernah dapat dilunasi dan kita semua bekerja untuk menjadi budak dari para bankir (no offence but true).
“Kalian (bankir internasional) para penjahat busuk, saya akan mengusir kalian, demi Tuhan, saya akan mengusir kalian.”
- Andrew Jackson, Presiden Amerika, 1833
“Sejak saya bertugas di sini, saya mulai menyadari ternyata pemerintah tidak berkuasa atas masalah finansial. Mereka memang tidak direncanakan untuk berkuasa, pekerjaan sebenarnya mereka adalah melindungi dan menutupi “Kekuatan Kaya.”
- William Gladstone, Perdana Menteri Inggris, 1852 –
Berikut sebuah dongeng yang saya kutip dari blog bernama pustaka pohon bodhi.
Judul Asli : MONEY MYTH
Pengarang : Louis Even
1. Korban Kapal Tenggelam

Karena suatu kecelakaan sebuah kapal tenggelam. Pada akhirnya, tinggal 5 yang selamat, mereka menaiki sebuah rakit dan dibawa oleh arus ombak.
Kelima orang ini: Frank, si tukang kayu. Paul, seorang petani. Jim, peternak. Harry, penanam agrikultur. Dan Tom, seorang mineralogist. Read More…
“Give me control of a nation’s money and I care not who makes her laws”